Maluku

Maluku

LETAK GEOGRAFIS DAN ADMINISTRASI

Secara geografis batas-batas antara Maluku Utara dan Provinsi Maluku di bagian Bagian Utara, barat papua provinsi di timur, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah di Barat, dan The Republik Demokratik Timor-Leste dan Australia di Selatan. Sementara secara total 581 daerah 376 km2 yang terdiri dari 527 191 km2 wilayah laut laut, dan 54 185 km2 wilayah laut, atau dengan kata lain sekitar 90% Provinsi Maluku merupakan daerah laut. Sebagai Provinsi Kepulauan, Maluku memiliki 559 pulau yang memiliki pulau-pulau yang relatif besar beberapa, antara lain: pulau Seram (18 625 km2), Pulau Buru (9000 km2) Yamdena (5085 km2) dan Pulau Wetar (3624 km2). Dengan kondisi dominan perairan daerah, Provinsi Maluku sangat terbuka untuk berinteraksi dengan yang lain Provinsi dan negara-negara sekitarnya

Tabel Luas Wilayah Provinsi Maluku

KABUPATEN

LUAS (KM2)

Maluku Tenggara Barat

52995,19

Maluku Tenggara

4178,66

Kepulauan Aru

6426,77

Maluku Barat Daya

72246,91

Tual

237,74

Total Kab/Kota yang masuk dalam Kawasan Perbatasan

136.085,3

Total Provinsi Maluku

62946,04

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

Geologi

Kondisi geologi di Kabupaten Buru adalah sebagai berikut :

  1. Satuan litostratigrafi Kabupaten Buru disusun oleh batuan metamorfosa / malihan, yang ditutup oleh batuan sedimen baik selaras maupun tidak selaras diatasnya, serta batuan terobosan / intrusi yang memotong batuan metamorfosa dan batuan sedimen.
  2. Struktur geologi, sebagaimana telah dijelaskan diatas, bahwa batuan tertua di Pulau Buru adalah kompleks, metamorfosa / malihan regional dinamotermal yang berumur pra tersier (permo).

Poros lipatan (antiklin dan sinklin) yang berarah Barat Laut – Tenggara menunjukkan bahwa tekanan gaya kompressoal berasal dari Timur Laut – Barat Daya untuk batuan yang berumur pra tersier. Kemudian pada tersier pola arah umum perlipatan menjadi Timur – Barat, yang berarti bahwa arah gaya kompressional berarah Utara – Selatan, hal ini menunjukkan adanya rotasi dari pra tersier ke tersier.

Iklim

Pulau Maluku memiliki iklim monsoon tropis iklim ini sangat dipengaruhi oleh keberadaan laut perairan yang luas dan berlangsung seirama dengan musim climatc sana. Suhu rata-rata berdasarkan stasiun Meteorologi di Ambon, Tual dan Saumlaki masing C 26,80, 27,70 C dan 27,40 C. Suhu minimum masing-masing 24,00, 24,70 C dan 23,80 C, sedangkan suhu Tual, kelembaban rata-rata mencapai 85,4% ketika merekam Saumlaki Stasiun Meteorologi menunjukkan kelembaban rata-rata adalah 80,2%.

Tabel 2 Jumlah Curah Hujan dan Banyaknya Hari Hujan

BULAN

CURAH HUJAN

BANYAKNYA HARI HUJAN

Januari

378

21

Februari

136

14

Maret

60

11

April

110

16

Mei

250

17

Juni

150

20

Juli

37

9

Agustus

218

18

September

93

9

Oktober

15

6

November

197

21

Desember

167

21

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

Kependudukan

Jumlah penduduk Provinsi Maluku berdasarkan hasil Sensus Pendudu tahun 2010 mencapai 1.533.506 jiwa. Jumlah ini meningkat dari tahun ke tahun. Jumlah penduduk terus mengalami peningkatan, sesuai hasil proyeksi penduduk 2011 menjadi 1.570.657 jiwa, tahun 2012 menjadi 1.599.505 jiwa, tahun 2013 menjadi 1.628.413 jiwa, tahun 2014 menjadi 1.657.409 dan tahun 2015 menjadi 1.686.469 jiwa. Jumlah penduduk sekitar 1,6 juta lebih ini mendiami wilayah seluas 54.185 Km2, dengan kepadatan penduduk pada tahun 2015 sekitar 31 orang per Km2.

Tabel 3 Penduduk Provinsi Maluku Menurut Kabupaten/Kota

KABUPATEN/KOTA

2012

2013

2014

2015

Maluku Tenggara Barat

107.827

108.665

109.589

110.425

Maluku Tenggara

97.823

98.073

98.474

98.684

Kepulauan Aru

87.423

88.739

89.995

91.277

Maluku Barat Daya

71.531

71.707

72.010

72.284

Tual

62.103

64.032

65.882

67.783

Total Kab/Kota yang masuk dalam Kawasan Perbatasan

426.707

431.216

435.950

440.453

Total Provinsi Maluku

1.599.505

1.628.413

1.657.409

168.6469

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

 

Ekonomi

Perekonomian Maluku pada tahun 2015 mengalami penurunan dibandingkan pertumbuhan tahun 2014. Laju pertumbuhan PDRB Maluku tahun 2015 mencapai 5.44 persen, sedangkan tahun 2014 sebesar 6,51 persen. Pertumbuhan ekonomi tertinggi pada kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 9,99 persen.

PDRB per kapita Provinsi Maluku mengalami kenaikan dari 14.216,66 ribu rupiah pada tahun 2014 menjadi 14.731,16 ribu rupiah pada tahun 2015.

 

Tabel 4 PDRB Provinsi Maluku Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan

LAPANGAN USAHA

2013

2014

2015

Pertanian, kehutanan, perikanan

5.500.920,14

5.838.339,14

5.910.404,60

Pertambangan dan Penggalian

674.425,83

819.216,23

811.272,50

Industri Pengolahan

1.186.173,89

1.286.063,25

1.336.317,95

Pengadaan Listrik dan gas

18.722,18

24.807,35

24.858,12

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah

112.246,09

118.821,79

119.480,11

Konstruksi

1.511.831,57

1.622.354,35

1.712.125,66

Perdagangan Besar dan Eceran

3.198.282,75

3.327.583,75

3.564.797,17

Transportasi dan Pergudangan

1.191.632,16

1.293.296,16

1.349.798,81

Penyediaan Akomodasi

404.585,87

423.516,77

456.297,70

Informasi dan Komunikasi

836.239,34

899.970,34

981.130,20

Jasa Keuangan dan Asuransi

810.014,04

861.684,81

924.506,46

Real Estate

79.075,89

84.689,66

87.093,06

Jasa Perusahaan

238.640,02

250.156,68

258.711,06

Administrasi Pemerintahan

4.285.730,11

4.514.837,84

496.6062,17

Jasa Pendidikan

1.161.964,74

1.272.532,38

1.372.327,97

Jasa Kesehatan dan kegiatan Sosial

504.089,79

517.347,75

542.494,29

Jasa Lainnya

386.342,04

407.606,21

425.971,64

PDRB

22.100.937,11

23.562.824,45

24.843.650,18

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

 

Pendidikan

Jumlah sekolah yang ada tidak sebanding dengan jumlah gedung sekolah, yang berarti 1 gedung dipakai bersama untuk lebih dari 1 sekolah. Ini terjadi untuk semua jenjang pendidikan. Selama tahun ajaran 2014/2015, untuk tingkat sekolah TK jumlah sekolah 481 terdiri dari 481 gedung, SD sebanyak 1.747 sekolah dengan 1.670 gedung. SMP sebanyak 593 sekolah dengan 575 gedung dan SMA sebanyak 249 sekolah dengan gedung sebanyak 225 buah.

Tabel 5 Jumlah Fasilitas Pendidikan Provinsi Maluku

KABUPATEN/KOTA

TK

SD

SMP

SMA/SMK

Maluku Tenggara Barat

84

127

62

18

Maluku Tenggara

27

141

39

13

Kepulauan Aru

6

137

41

11

Maluku Barat Daya

29

151

55

19

Tual

11

49

16

11

Total Kab/Kota yang masuk dalam Kawasan Perbatasan

157

605

213

72

Total Provinsi Maluku

481

1.747

593

249

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

 

Kesehatan

Saran dan Prasaran Kesehatan mutlak dibutuhkan dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan. Sampai dengan tahun 2015 di Provinsi Maluku terdapat 16 buah rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta 6 buah, 4 rumah sakit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan  1 rumah sakit khusus, ditambah dengan 197 Puskesmas.

Tabel 6 Jumlah Fasilitas Kesehatan Provinsi Maluku

KABUPATEN/KOTA

RSU

PUSKESMAS

PUSKESMAS PEMBANTU

POLIKLINIK DESA

POSYANDU

Maluku Tenggara Barat

4

12

-

-

125

Maluku Tenggara

2

15

37

-

226

Kepulauan Aru

1

24

28

4

154

Maluku Barat Daya

1

20

47

8

183

Tual

1

13

4

-

92

Total Kab/Kota yang masuk dalam Kawasan Perbatasan

9

84

116

12

780

Total Provinsi Maluku

26

197

464

13

2.080

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

 

Peribadatan

Jumlah tempat ibadah di  Provinsi Maluku pada tahun 2015 adalah Mesjid 1.796 buah, Gereja 1.598 buah, Pura 22 buah dan Vihara 8 buah. Sedangkan pemeluk agama islam sebesar 50,59 persen, Kristen Protestan sebesar 37,74 persen, Kristen Katolik 10,81 persen, Hindu 0,75 persen dan Buddha 0,11 persen.

 

Tabel 7 Jumlah Fasilitas Peribadatan

KABUPATEN/KOTA

MESJID

GEREJA PROTESTAN

GEREJA KATOLIK

PURA

VIHARA

Maluku Tenggara Barat

16

93

49

-

1

Maluku Tenggara

123

73

99

2

-

Kepulauan Aru

99

116

31

-

1

Maluku Barat Daya

-

173

6

-

-

Tual

83

14

9

-

-

Total Kab/Kota yang masuk dalam Kawasan Perbatasan

321

469

194

2

2

Total Provinsi Maluku

1.796

1.298

300

22

8

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

Transportasi Darat

Panjang jalan raya Maluku untuk status Jalan Nasional dan Jalan Provinsi sampai dengan tahun 2014 adalah 2.576,97 Km yang terdiri dari 1.092,33 Km jalan Nasional dan 1.484,64 Km jalan Provinsi.

Tabel 8 Kondisi Jalan Nasional Per Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku

Kabupaten/Kota

Kondisi Jalan

Baik

Sedang

Rusak Ringan

Rusak Berat

Maluku Tenggara Barat

143.653

4.150

-

6.100

Maluku Tenggara

18.300

18.300

-

-

Kepulauan Aru

-

-

-

-

Maluku Barat Daya

17.600

17.600

-

26.700

Tual

-

-

-

-

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

Transportasi Laut

Jumlah armada angkutan laut terdiri dari kapal local/rakyat berjumlah 15 buah, kapal penumpang cepat berjumlah 8 buah, kapal perintis berjumlah 18 buah dan kapal penumpang pelni berjumlah 9 buah.

Transportasi Udara

Kegiatan angkutan udara di daerah Maluku merupakan salah satu alternative untuk mendapatkan layanan transportasi yang cepat. Sampai dengan tahun 2015 kegiatan angkutan udara dilayani oleh 11 maskapai penerbangan dengan frekuensi penerbangan yang bervariasi untuk penerbangan domestic dan penerbangan yang menghubungkan Kota Ambon dengan wilayah lain luar Maluku dalam seminggu.

Tabel 9 Bandar Udara dan Keadaannya di Provinsi Maluku

NAMA BANDARA

PANJANG REAL

PENGEMBANGAN

KETERANGAN

Pattimura-Ambon

2500 x 45 m

300 x 45 m

 

Namlea

850 x 23 m

-

TNI

Namrole

950 x 30 m

1400 x 30 m

 

Namniwel

1200 x 30 m

1400 x 30 m

 

Amahai

850 x 23 m

1400 x 30 m

 

Wahai

850 x 23 m

1600 x 30 m

 

Banda Neira

900 x 30 m

-

 

Dobo

1300 x 23 m

1600 x 30 m

 

Dumatubun – Tual

1300 x 30 m

-

TNI Au

Tual BAru di Ibra

2350 x 45 m

2500 x 45 m

 

Larat

800 x 23 m

1400 x 30 m

 

Olilit-Saumlaki

900 x 23 m

-

Cloes

Saumlaki Malthida Batlayeri

1641 x 30 m

2500 x 45 m

 

Bula (khusus)

1100 x 18 m

-

Swasta

Bula( Kufar)

1200 x 30 m

1600 x 45 m

 

Kisar

950 x 23 m

1600 x 45 m

Perubahan Arah

Tepa

-

-

Study Pembangunan

Moa

1200 x 30 m

1600 x 30 m

 

Wetar

-

-

Rencana Pembangunan

Sumber : BPS Provinsi Maluku 2016

Peta Rencana

Kontak